JAKARTA, KOMPAS.TV - Dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menjadi sorotan dalam dialog bersama mantan Wakil Ketua KPK 2015–2019 Saut Situmorang dan Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro.
Saut mempertanyakan efektivitas penegakan hukum jika KPK belum memberikan kepastian terkait pemanggilan Nusron sebagai saksi. Ia menegaskan, proses hukum harus berjalan berdasarkan kekuatan bukti, bukan dipengaruhi relasi politik.
Sementara itu, Agung menyoroti rekam jejak politik Nusron dan menilai kedekatannya dengan sejumlah organisasi dapat menjadi sorotan publik, meski hal tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan adanya perlindungan politik.
Keduanya mendesak agar proses pemeriksaan segera mendapat kejelasan. Saut meminta KPK menuntaskan perkara secara cepat dan transparan, termasuk mendalami aliran uang serta keterkaitan pihak-pihak yang disebut dalam penyidikan.
Agung juga menilai ketidakpastian penanganan kasus dapat berdampak pada kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi dan pemerintahan. Namun, dugaan adanya backing politik masih berupa pertanyaan dan penilaian narasumber, bukan fakta hukum yang telah terbukti.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Joshua
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/697542/full-saut-trias-politika-bahas-nusron-2-kali-mangkir-panggilan-kpk-siapa-beking-kompas-pagi