Konflik antara kelompok Houthi di Yaman dan Arab Saudi kini semakin memanas dan secara nyata mengancam urat nadi ekonomi global. Puncaknya terjadi pada 10 Oktober 2026 lalu, ketika Houthi sukses menembus sistem pertahanan udara Saudi dan menghancurkan jantung ibu kota lewat serangan langsung ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.
Para pakar intelijen mengungkap setidaknya ada tiga alasan utama di balik agresi brutal ini. Mulai dari evolusi drastis mesin perang Houthi yang disokong Teheran, hingga kelihaian mereka mengeksploitasi payung pertahanan udara Arab Saudi yang terbukti keropos akibat pecahnya kongsi koalisi di internal negara-negara Teluk.
Lantas, mampukah aliansi Amerika Serikat dan Arab Saudi keluar dari jebakan maut perang asimetris ini, atau justru urat nadi mereka akan hancur perlahan di tangan milisi yang dulu diremehkan?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah Narator: Nabilah Safirah Video Editor: Fathir Rohman Produser: Mochamad Sadheli (Marvel)