Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (22/10/2026). Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Sampit mencapai angka 325 atau kategori berbahaya pada Kamis pagi.
Kabut asap yang semakin pekat menghambat aktivitas warga dan tenaga medis yang hendak menyeberang ke Mentaya Seberang untuk bekerja. Bahkan, layanan penyeberangan sempat terhenti karena jarak pandang terbatas.
Dokter Puskesmas Mentaya Seberang, dr. Nadita Arianti, mengatakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare di wilayahnya meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Anak-anak menjadi kelompok yang cukup banyak mengalami ISPA.
Harapannya, pemerintah benar-benar memprioritaskan bencana ini, jadi segera cepat ditangani. Karena sudah empat bulan, kita disuruh beradaptasi dengan kondisi seperti ini, pasti tidak mudah, ujar Nadita di Pelabuhan Mentaya, Kamis.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini!
Penulis: Cynthia Lova
Video jurnalis: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Produser: Abba Gabrillin
#KabutAsap #Karhutla #Sampit #KalimantanTengah #vjlab