KOMPAS.TV - Benda logam berukuran besar ditemukan di sebuah perkebunan kelapa sawit di Sampit, Kalimantan Tengah setelah warga melihat benda bercahaya meluncur di langit dan mendengar suara dentuman kuat pada Minggu malam (18/10/2026).
Keesokan harinya, warga menemukan benda yang menyerupai pecahan logam. Bandara Haji Asan Sampit kemudian mengirimkan benda tersebut untuk diteliti oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Berdasarkan hasil penelitian, benda tersebut merupakan sampah antariksa berupa bagian roket luar angkasa milik Tiongkok yang kembali memasuki atmosfer Bumi pada Minggu lalu.