AS, KOMPAS.TV - Presiden Donald Trump mengklaim telah melenyapkan bom nuklir milik Iran.
Hal itu disampaikan Trump saat berpidato di sebuah rapat umum di North Carolina pada Selasa waktu setempat.
Trump menuding Iran telah melakukan pembunuhan terhadap banyak sekali warga negara Amerika. Ia juga menuding Iran menjadi penyebab kesengsaraan yang terjadi di sejumlah negara karena harga yang melambung tinggi.
Perundingan antara Amerika dan Iran telah terhenti beberapa pekan terakhir, dengan Trump secara terbuka menolak proposal terbaru Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari.
Teheran juga menyatakan, Iran akan membalas dengan kekuatan yang setara atau lebih besar jika Amerika Serikat menyerang fasilitas nuklir mereka.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismael Baghei, menyatakan, dalam dua tahun terakhir, Teheran tidak pernah membiarkan serangan apa pun tanpa balasan.