PONTIANAK, KOMPAS.TV - Unjuk rasa mahasiswa menuntut transparansi penanganan karhutla di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Rabu (21/10/2026) malam berakhir ricuh.
Kericuhan terjadi karena keinginan massa menghadirkan Gubernur Kalbar, Ria Norsan, tidak dipenuhi.
Unjuk rasa yang dilakukan oleh perwakilan mahasiswa di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berakhir ricuh.
Kericuhan bermula saat mahasiswa yang menginginkan kehadiran Gubernur Kalbar, Ria Norsan, turun di tengah aksi, tetapi tidak dipenuhi.
Dalam aksinya, mahasiswa turut menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah.
Di antaranya mengenai penanganan kebakaran hutan dan lahan, serta transparansi korporasi yang terbukti bersalah melakukan pembakaran.
Baca Juga BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 22-25 Oktober 2026 di https://www.kompas.tv/info-publik/697316/bmkg-peringatkan-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-pada-22-25-oktober-2026
#karhutla #demo #unjukrasa #pontianak
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/697322/demo-karhutla-di-pontianak-ricuh-mahasiswa-kecewa-gubernur-ria-norsan-tak-hadir-sapa-pagi