IHSG anjlok 4,73 persen ke level 4.939,605 pada perdagangan 19 Oktober 2026 setelah MSCI mengusulkan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
MSCI menyoroti persoalan tata kelola dan dugaan perdagangan terkoordinasi di pasar modal Indonesia.
Ekonom senior Wijayanto Samirin menilai peluang Indonesia mempertahankan status Emerging Market masih besar.
Namun, jika status Standalone Market terjadi, dana investasi pasif asing sekitar Rp539 triliun berpotensi keluar, dengan risiko lanjutan terhadap rupiah, pasar obligasi, dan pendanaan perusahaan.
Apa yang harus diperbaiki OJK dan BEI agar kepercayaan investor pulih dan pasar saham Indonesia terhindar dari skenario terburuk?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Fatimah Az Zahra
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi
Narator: Novyana Nurmita Dewi
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Novyana Nurmita Dewi
#Ekonomi #Finansial ##cclabs #HashtagKonten #HashtagKonten
Music: Wireline Bulletin (AI)
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/tren/read/2026/10/21/134500565/ihsg-anjlok-bisakah-pasar-saham-indonesia-kembali-normal-ini-kata-pakar