Ekspor minyak dari kawasan Teluk Persia kembali melampaui level sebelum perang, meski serangan terhadap kapal di Selat Hormuz masih terus terjadi.
Dengan memanfaatkan perlindungan udara Amerika Serikat, pemindahan muatan antarkapal, dan jalur pipa alternatif, pengiriman minyak dunia tetap berjalan di tengah konflik yang belum mereda.
Namun, strategi ini bukan tanpa risiko. Serangan terhadap kapal tanker, lonjakan tarif pengiriman, dan kenaikan premi asuransi risiko perang membuat perdagangan minyak semakin mahal.
Lalu, bagaimana kapal-kapal tanker tetap beroperasi di Selat Hormuz? dan bagaimana situasi ini memengaruhi pasokan serta harga minyak dunia?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inas RIfqia Lainufar
Penulis Naskah: Gandhi Rahmat Romadhoni
Narator: Gandhi Rahmat Romadhoni
Video Editor: Aqmal Safa Rifai
Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko
#Global #Konflik #SelatHormuz #KapalTanker #BlokadeSelatHormuz #PerangIranAS
Music: Nightline Feed (AI)
Artikel terkait: https://www.kompas.com/global/read/2026/10/21/113604870/kapal-kapal-temukan-cara-akali-blokade-selat-hormuz-ekspor-minyak-makin