:

Modal Asing Kabur dari IHSG, BI Siapkan Likuiditas Rp190 Triliun dan Tahan Bunga

5 hari lalu

Bank Indonesia (BI) mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur bulanan pada Rabu (21/10/2026) dengan memutuskan untuk mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global. Di sisi lain, BI juga mengambil langkah pelonggaran likuiditas untuk mendukung sektor perbankan melalui penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) secara bertahap mulai November hingga Desember 2026.

Kebijakan penurunan GWM tersebut diproyeksikan mampu menggelontorkan tambahan likuiditas sebesar Rp190 triliun bagi perbankan nasional. Selain itu, BI turut meningkatkan insentif untuk instrumen Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) melalui pengurangan premi hingga 45 persen guna menarik kembali masuknya arus modal asing ke dalam negeri.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Elisabeth Putri Mulia

#Ekonomi #Finansial ##newsdaily ##cclab #BI #IHSG #SukuBunga #BIRate #SukuBungaBI

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke