:

Taktik Iran untuk Jatuhkan Presiden AS, Sengaja Bikin Trump Rugi Politik?

2 hari lalu

Sejumlah pejabat senior Iran menyebut Teheran sengaja memperpanjang perundingan dengan Amerika Serikat untuk menekan Presiden Donald Trump secara politik menjelang pemilihan paruh waktu AS pada 3 November 2026. Iran enggan terburu-buru mencapai kesepakatan karena tidak percaya pada Washington dan khawatir serangan militer kembali terjadi. Perundingan juga terhambat oleh perbedaan tuntutan, terutama terkait program nuklir Iran dan kendali atas Selat Hormuz, jalur penting pengiriman energi dunia.

Ketegangan di kawasan masih berlangsung. Pada Selasa, 20 Oktober 2026, Angkatan Laut Garda Revolusi Iran menyatakan dua kapal tanker terbakar setelah menabrak ranjau di selatan Selat Hormuz. Di sisi lain, tekanan ekonomi terhadap Iran semakin berat akibat blokade dan sanksi AS, dengan inflasi tahunan mencapai 73,6 persen pada September 2026.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati

Music: Breaking Signal 2 (AI)

#Global #Perang ##cclabs #PerangIranAS #KonflikIranAS

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke