KOMPAS.TV - Juru Bicara Partai Gerindra, Kamrussamad, menyebut fraksinya di DPR tengah mengevaluasi kinerja 42 menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. Ia meminta Presiden Prabowo Subianto menindaklanjuti evaluasi tersebut karena sejumlah kinerja dinilai belum sesuai dengan arah pembangunan pemerintah.
Evaluasi melibatkan sejumlah ekonom, dengan tolok ukur antara lain kelangkaan BBM di Bali dan pemadaman listrik massal di Kepulauan Riau.
Kamrussamad menyoroti efektivitas Bahlil Lahadalia yang menjabat sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM. Ia juga menilai Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni gagal menangani kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada kesehatan masyarakat serta hubungan dengan negara tetangga.
Kamrussamad menyerahkan keputusan tindak lanjut, termasuk kemungkinan perombakan kabinet atau reshuffle, kepada Presiden Prabowo.
Simak pembahasannya bersama Juru Bicara Partai Gerindra Kamrussamad dan analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi.
Baca Juga 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gerindra Ungkap 42 Menteri-Wamen Tak Penuhi KPI: Tak Paham Haluan Presiden di https://www.kompas.tv/nasional/696988/2-tahun-prabowo-gibran-gerindra-ungkap-42-menteri-wamen-tak-penuhi-kpi-tak-paham-haluan-presiden
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/697081/gerindra-pengamat-politik-soal-evaluasi-42-menteri-prabowo-bahlil-raja-juli-disorot-sapa-malam