KOMPAS.TV - Aksi seorang ajudan Gubernur Kalimantan Timur yang diduga bertindak arogan terhadap aktivis mahasiswa di Samarinda. Polda Kaltim memastikan akan menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang melibatkan ajudan gubernur.
Aksi ajudan Gubernur Kalimantan Timur yang diduga bertindak arogan terhadap aktivis di Samarinda menjadi sorotan publik.
Peristiwa terjadi saat Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud tiba untuk menunaikan salat di salah satu masjid di Samarinda.
Kedatangan gubernur berlangsung ketika mahasiswa tengah bersiap membubarkan diri usai menggelar aksi unjuk rasa terkait karhutla.
Ajudan gubernur diduga mengintimidasi dan merampas ponsel mahasiswa serta melakukan kontak fisik.