Kebijakan nuklir Iran kembali menjadi sorotan setelah anggota parlemen Ahmad Naderi menilai pemimpin tertinggi baru Mojtaba Khamenei mungkin mengambil sikap berbeda dari mendiang ayahnya, Ali Khamenei, yang dikenal menentang pengembangan senjata nuklir melalui fatwa agama.
Sejumlah pejabat Iran mulai menyuarakan dukungan terhadap kepemilikan bom atom sebagai bentuk pencegahan militer.
Di tengah tuntutan Amerika Serikat agar Iran menjamin tidak membangun kembali program nuklirnya, Teheran masih mengajukan rencana pembukaan Selat Hormuz dalam tujuh hari.
Iran juga memperingatkan bahwa serangan baru akan dibalas dengan operasi militer yang lebih merusak.
Sementara itu, Benjamin Netanyahu mendesak kelanjutan tekanan militer dan ekonomi terhadap Iran.
Akankah perubahan sikap nuklir Iran memengaruhi jalannya negosiasi, atau justru meningkatkan risiko konflik baru?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi
Narator: Novyana Nurmita Dewi
Video Editor: Novyana Nurmita Dewi
Produser: Novyana Nurmita Dewi
#Global #Perang ##cclabs #NuklirIran #Donald #Trump #TimurTengah
Music: Pressed Newsroom - (AI)