JAKARTA, KOMPAS.TV - Menko Polkam Dudung Abdurachman mengatakan, kepolisian akan dievaluasi menyusul peristiwa polisi menembak polisi di Mako Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (16/10/2026).
Dudung mengatakan, evaluasi akan dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi yang lebih akurat mengenai peristiwa tersebut.
“Ya, saya masih cari informasi yang lebih akurat, nanti pasti akan dievaluasi, pasti akan dievaluasi,” kata Dudung saat ditemui di Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026).
Sementara itu, pengacara keluarga Laurentius Valdo Fernandez Lewai alias Bharatu Valdo, Petrus Bala Pattyona, meminta transparansi dalam penyidikan kasus penembakan dilakukan Bharada Andika Rahmadani terhadap kliennya.
Video editor: Lintang
#dudung #polisitembakpolisi
Baca Juga Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Menko Polkam: Evaluasi Sistem Rekrutmen | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/696891/kasus-polisi-tembak-polisi-di-pondok-cabe-menko-polkam-evaluasi-sistem-rekrutmen-sapa-malam
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/696874/polisi-tembak-polisi-hingga-tewas-di-tangsel-menko-polkam-dudung-buka-suara