:

[FULL] Pernyataan Menlu Arrmanatha & Sekjen PBB Antonio: Singgung Konflik Gaza & Pasukan Perdamaian

16 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV – Sekjen PBB Antonio Guterres menyampaikan kunjungan ke Indonesia sebagai misi untuk sampaikan terima kasih. Guterres menyebut Indonesia sebagai pilar multilateralisme di tengah dunia yang terus berubah.

Hal ini disampaikan Sekjen PBB saat pernyataan bersama dengan Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Jakarta pada Senin (19/1/2026).

Guterres menyoroti kontribusi Indonesia bagi misi perdamaian dunia. Hampir 2.000 personel Indonesia saat ini bertugas di tujuh misi pemeliharaan perdamaian PBB. Ia memberi penghormatan kepada para prajurit yang gugur demi perdamaian.

“Indonesia adalah pilar multilateralisme di dunia yang terus berubah, rumah bagi keragaman budaya yang luar biasa, ekonomi berkembang dengan pengaruh yang terus tumbuh, pembangun jembatan politik dan diplomatik di tingkat regional, global, dan di Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta suara dan teladan perdamaian.” Ujar Guterres.

Soal isu global, Guterres menegaskan bahwa di Gaza “mimpi buruk ini harus diakhiri”. Ia meminta rencana perdamaian dilaksanakan sepenuhnya dan mengingatkan agar solusi dua negara tidak dibiarkan hilang. Ia juga menyatakan keprihatinan atas krisis yang kian dalam di Myanmar dan menyerukan perlindungan bagi para pengungsi.

“Dan di Gaza, mimpi buruk ini harus diakhiri. Rencana perdamaian harus dilaksanakan sepenuhnya, dan kita tidak boleh membiarkan solusi dua negara lenyap di depan mata kita.” ujar Guterres.

Video Editor: Aqshal

#pbb #sekjen #menlu

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696849/full-pernyataan-menlu-arrmanatha-sekjen-pbb-antonio-singgung-konflik-gaza-pasukan-perdamaian

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke