PANGKAL PINANG, KOMPAS.TV - Kemarau panjang yang melanda Kepulauan Bangka Belitung berdampak pada pasokan air bersih di Pangkal Pinang. Dari empat sumber air baku PDAM, dua di antaranya telah mengering total.
Akibatnya, sekitar 9.600 pelanggan mengalami kekurangan pasokan air. Untuk menjaga pelayanan, PDAM memanfaatkan sisa air yang masih menggenang di Kolong Taman Wisata.
Air tersebut membutuhkan waktu tiga hingga empat hari untuk didistribusikan ke instalasi pengolahan sebelum bisa diolah. Namun, pasokan yang dihasilkan hanya mampu mengalir selama sekitar enam jam.
Sejumlah wilayah masih mendapat aliran air secara normal. Meski demikian, kondisi ini dikhawatirkan memburuk apabila hujan tak kunjung turun.