JAKARTA, KOMPASTV – Demonstrasi nasional di Prancis pada Sabtu (17/10/2026) berujung ricuh setelah polisi menembakkan gas air mata dan mengerahkan meriam air untuk membubarkan massa yang melemparkan berbagai benda ke arah petugas.
Kerusuhan dipicu oleh protes atas kenaikan biaya hidup, memburuknya layanan publik, serta persoalan pendanaan pendidikan.
Rekaman video memperlihatkan mobil, toko, dan restoran terbakar di sekitar Place de la République, Paris.
Asap tebal membumbung dari bangunan yang dilalap api, sementara puing-puing berserakan di jalan.
Sejumlah kelompok juga terlihat menjarah tempat usaha dan merusak fasilitas di sekitarnya, sedangkan petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan kobaran api.
Bentrokan terjadi ketika kelompok demonstran bertopeng berhadapan dengan polisi.
Kerusuhan turut meluas ke sejumlah kota lain, termasuk Marseille, Lyon, dan Lille.
Perdana Menteri Prancis Sébastien Lecornu menyatakan kerusuhan tersebut menyebabkan 1.200 orang ditangkap di seluruh Prancis, sementara 150 personel polisi dan gendarmerie mengalami luka-luka.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam aksi kekerasan tersebut melalui media sosial X.
Video Editor: Novaltri
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/696679/paris-membara-mobil-toko-dibakar-demonstran-polisi-tembakkan-gas-air-mata