Iptu M. Agus Setiawan, Kanit Patroli Samapta Polresta Palangkaraya, tetap membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meski mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selama sekitar 12 bulan hingga kehilangan suara.
Informasi tersebut disampaikan Jadmiko Agung Wicaksono, warga Palangkaraya yang merekam momen itu saat mendokumentasikan regu pemadam pada 16 Oktober 2026 di Jalan Mahir Mahar Km 10, Jalan Tjilik Riwut, Palangkaraya.
Jadmiko mengatakan, meski dokter merekomendasikan istirahat selama satu minggu, Agus tetap ingin bertugas dan berencana menggunakan waktu istirahatnya untuk menghadiri wisuda anaknya.
"Beliau berpikir paru-parunya masih bagus, sementara yang bermasalah hanya saluran pernapasan. Maka ia merasa masih bisa bekerja karena hanya kemampuan bersuaranya saja yang hilang. Ia perlu istirahat satu minggu berdasarkan rekomendasi dokter, tapi dia tidak ingin. Waktu istirahat hanya ingin digunakan untuk menghadiri anaknya wisuda nanti tanggal 1 November," ujar Jadmiko kepada Kompas.com, Sabtu (17/10/2026).
Di tengah upaya pemadaman, kualitas udara di Palangkaraya masih berbahaya. Data Kementerian Kesehatan mencatat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 1.268 pada 16 Oktober 2026.
Warga berharap pemerintah bergerak cepat dan terbuka mengenai kondisi serta penanganan karhutla di lapangan.
Sumber: IG @/jadmikoz, Kompas.id, Antara
Kreatif: Blanka Rahel Maretha Joanne
Produser: Glori K. Wadrianto
~R #Karhutla #Kalimantan