Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini menyelimuti lima dari sembilan kabupaten/kota di Papua. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua menyebut sebagian besar asap tersebut merupakan kiriman dari daerah lain.
Hingga 12 Oktober 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 3.624 titik panas di Papua Selatan.
Dampak karhutla terasa pada transportasi udara. Kementerian Perhubungan mencatat 2.021 penerbangan domestik terdampak sejak 11 Agustus 2026. Per 13 Oktober, sebanyak 1.067 penerbangan dibatalkan atau ditunda dan 919 mengalami keterlambatan.
Kabut asap turut menghambat distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah pegunungan Papua yang hanya dapat dijangkau melalui jalur udara.
Bahkan, kondisi ini mulai menjadi ancaman serius bagi kondisi kesehatan warga.
Sumber Video: YouTube/KompasTV, TikTok @/arffsptraaaa
Sumber: Kompas.com, Kompas.id, Antara
Penulis: Muhdany Yusuf Laksono, Findi Rakmeni, Dani Prabowo, Kiki Safitri, Andika Aditia
Kreatif: Blanka Rahel Maretha Joanne
Produser: Glori K. Wadrianto
~R #Kebakaran #Papua