KOMPAS.TV - Presiden ke-7 RI Joko Widodo menanggapi tuduhan terkait ijazah yang menyeret namanya dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Jokowi menyebut adanya operasi politik serta pihak-pihak yang disebutnya sebagai "penumpang gelap" yang menunggangi isu tersebut hingga menjadi ramai di ruang publik.
Jokowi juga menilai isu tersebut bisa saja merupakan upaya untuk menurunkan reputasi politik seseorang.
Saat ditanya apakah dirinya dan Gibran menjadi sasaran, Jokowi menjawab bahwa keduanya bisa saja menjadi target.
Hal ini mengundang respons dari berbagai pihak, mulai dari Roy Suryo, Denny Indrayana, Khozinudin hingga PKS dan Golkar.