KOMPAS.TV – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan dana siap pakai untuk bencana di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penetapan tersangka dilakukan pada 14 Oktober 2026 setelah operasi tangkap tangan di kantor BNPB.
Salah satu tersangka merupakan adik mantan Kepala BNPB Letjen Suharyanto yang berstatus tenaga ahli di BNPB. KPK menegaskan penetapan tersangka dilakukan tanpa memandang sosok yang terlibat.
BNPB menyatakan menghormati proses hukum dan akan kooperatif dalam menyediakan informasi serta data bagi penyidik. Di tengah kasus ini, Presiden Prabowo Subianto mengganti Suharyanto dengan Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB.
Mantan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif meminta penyidikan diperluas. Kasus ini kembali menyoroti kerawanan korupsi dana bencana, yang sebelumnya juga terjadi dalam kasus bantuan bencana di Kolaka Timur dan korban erupsi Gunung Ruang.
#korupsidana #bencana #kpk #bnpb #danabencana #korupsi #kompastv
Baca Juga Rano Karno Ungkap Strategi Jakarta Antisipasi Dampak Asap Karhutla dengan Water Mist | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/696665/rano-karno-ungkap-strategi-jakarta-antisipasi-dampak-asap-karhutla-dengan-water-mist-kompas-petang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/696671/di-tengah-darurat-karhutla-kpk-tetapkan-5-tersangka-korupsi-dana-bencana-bnpb-kompas-petang