Hingga Oktober 2026 kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah lahan gambut Kalimantan belum juga padam. Salah satu yang menyita perhatian adanya fakta bahwa saat api di permukaan padam, di bawah lahan gambut masih tersimpan bara yang masih menyala dan berubah menjadi api lagi.
Dony Rachmanadi Pakar dari BRIN menjelaskan bahwa pengeringan hidrologi akibat kanal buatan dan hilangnya kemampuan tanah mengikat air membuat bara di bawah permukaan sangat persisten. Oleh karena itu, operasi pemadaman di lapangan sepanjang Oktober 2026 ini menuntut pendekatan yang lebih komprehensif melalui pendinginan menyeluruh.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah Narator: Nabilah Safirah Video Editor: Nabilah Safirah Produser: Marvel Dalty