:

Sentuhan Kreatif, ASN di Kupang Olah Limbah Botol Plastik Jadi Sapu Bernilai Jual | KOMPAS SIANG

2 minggu lalu

KUPANG, KOMPAS.TV - Siapa sangka, botol plastik bekas yang biasanya berakhir di tempat sampah bisa disulap menjadi barang berekonomi tinggi. Di tangan seorang ASN di Kota Kupang, limbah botol air mineral didaur ulang menjadi sapu berkualitas yang siap menembus pasar.

Berawal dari keprihatinan terhadap maraknya tumpukan sampah plastik, Joseph Leonard Kale, sering disapa Jonard, ASN yang juga Ketua Bank Sampah Green and Clean Kelurahan Liliba, Kota Kupang, melakukan inovasi kreatif dengan memanfaatkan limbah botol air mineral bekas.

Berbekal peralatan sederhana di halaman rumahnya, botol-botol plastik dikumpulkan dan dibersihkan, lalu dipotong dan dipanaskan hingga membentuk helaian serat plastik yang halus dan kuat.

Serat tersebut kemudian dirangkai dan diikat erat pada tangkai sapu. Tak kalah dengan buatan pabrik, sapu daur ulang ini diklaim lebih lentur, awet, dan memiliki daya tahan tinggi.

Kini, sapu hasil daur ulang botol bekas tersebut siap dipasarkan dengan harga mulai dari Rp20.000 hingga Rp50.000 per buah. Inovasi ini tidak hanya menghasilkan rupiah, tetapi turut membantu Pemerintah Kota Kupang dalam mengatasi permasalahan sampah plastik.

Baca Juga Mengenal Upcycling, Cara Kreatif Mengurangi Limbah Tekstil di Tengah Tren Fast Fashion |KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/696114/mengenal-upcycling-cara-kreatif-mengurangi-limbah-tekstil-di-tengah-tren-fast-fashion-kompas-siang

#limbahplastik #sapu #asn #perajin

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/696518/sentuhan-kreatif-asn-di-kupang-olah-limbah-botol-plastik-jadi-sapu-bernilai-jual-kompas-siang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke