Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meresmikan Museum Revolusi Pertahanan pada Minggu (11/10/2026). Museum tersebut memamerkan berbagai persenjataan berukuran besar, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-20 yang diklaim mampu menjangkau daratan Amerika Serikat.
Para ahli menilai rudal ini berpotensi membawa beberapa hulu ledak yang dapat diarahkan ke target berbeda, termasuk kota-kota besar dan pangkalan militer AS.
Pameran tersebut berlangsung di tengah kemungkinan pertemuan Kim Jong Un dengan Presiden AS Donald Trump dalam KTT ekonomi Asia-Pasifik di China bulan depan.
Di sisi lain, Korea Utara terus mengembangkan program rudal balistik dan melakukan uji coba sejumlah rudal. Amerika Serikat mengandalkan sistem pertahanan GBI dan Aegis untuk menghadapi ancaman rudal jarak jauh, serta tengah merencanakan pengembangan sistem Next Generation Interceptors dan Golden Dome.