BALI, KOMPAS.TV - Kelangkaan bahan bakar minyak masih terjadi di Provinsi Bali. Pada Jumat (16/10/2026), antrean kendaraan tampak mengular di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Singaraja, Buleleng.
Antrean untuk mengisi BBM mengular mencapai lebih dari 1 kilometer. Antrean serupa ini tampak di berbagai SPBU di Singaraja sejak pukul 06.00 pagi atau saat operasional SPBU dibuka.
Dari tiga SPBU yang berada di Kota Singaraja, antrean SPBU mengular hingga satu kilometer. Sementara satu SPBU, yaitu SPBU Lovina, sama sekali belum ada kiriman BBM. Meski stok BBM kosong, masyarakat tetap mengantre menunggu pasokan tersedia lagi.
Antrean panjang BBM juga terlihat di Kabupaten Gianyar, Bali. Antrean terlihat sejak pukul 04.00 pagi hingga malam hari. Warga rata-rata mengantre 3 hingga 4 jam untuk bisa membeli BBM jenis Pertalite.
Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan sebagian warga terpaksa tidak bekerja karena kehabisan bahan bakar dan harus mengantre di SPBU. Salah satu yang terdampak adalah pengemudi angkutan online yang tak dapat menerima pesanan karena kendaraan kehabisan BBM.
Baca Juga Tanggapi Masalah Antrean di SPBU, Bahlil Nyatakan Stok BBM Nasional Aman hingga 18 Hari | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/696435/tanggapi-masalah-antrean-di-spbu-bahlil-nyatakan-stok-bbm-nasional-aman-hingga-18-hari-sapa-malam
#spbu #bbmlangka #bali #pertamina #stokbbm
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/696437/kendaraan-mengular-pemerintah-klaim-stok-bbm-aman-warga-bali-masih-antre-sapa-malam