:

[FULL] Ekonom INDEF Respons Temuan Ombudsman Soal Masalah Antrean BBM di 11 Provinsi | SAPA PAGI

4 hari lalu

KOMPAS.TV - Antrean panjang warga untuk mendapat BBM masih terjadi di Denpasar, Bali. Warga antre sejak pagi, bahkan ada yang terpaksa bermalam demi mendapat BBM lebih dulu.

Antrean kendaraan masih memadati jalur masuk SPBU di Jalan Ahmad Yani Utara, Denpasar, Jumat pagi. Warga mengaku mulai mengantre sejak pagi bahkan masih banyak yang terpaksa bermalam di SPBU.

Banyak warga yang mengantre membuat akses lalu lintas tersendat karena antrean kendaraan memakan setengah bahu jalan.

Ombudsman RI menemukan ada 11 provinsi yang dilaporkan mengalami permasalahan terkait bahan bakar minyak saat ini.

Ombudsman menyebut persoalan itu berkaitan dengan antrean panjang BBM hingga kekosongan stok BBM di sejumlah daerah. Selanjutnya, Ombudsman akan melakukan investigasi terkait masalah ini.

Sementara itu, usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Rabu lalu, Menko Hilirisasi dan Transisi Energi serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan stok BBM secara nasional aman. Ia menyatakan bahwa tidak ada masalah dengan ketersediaan BBM. Namun menurutnya, ada kendala distribusi yang membuat kelangkaan BBM di Bali.

Kelangkaan dan antrean panjang BBM meluas di sejumlah daerah dalam beberapa bulan terakhir, termasuk di Bali.

Apakah ini sekadar kendala distribusi seperti yang disebut pemerintah, atau permasalahan krisis pasokan? Dan apa kerugian ekonomi nyata pada masyarakat, kita bahas bersama Abra Talattov, ekonom INDEF.

Baca Juga Demo di Bali Tuntut Transparansi Pasokan BBM, Mahasiswa Menduga Ada Kebohongan Data Stok! di https://www.kompas.tv/regional/696390/demo-di-bali-tuntut-transparansi-pasokan-bbm-mahasiswa-menduga-ada-kebohongan-data-stok

#ombudsman #bbm #pertamina #antreanbbm

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/696408/full-ekonom-indef-respons-temuan-ombudsman-soal-masalah-antrean-bbm-di-11-provinsi-sapa-pagi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke