:

AS Perkuat Armada di Timur Tengah, Iran Terancam Diserang Lagi?

14 jam lalu

Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak akan melancarkan serangan baru terhadap Iran sebelum pemilu paruh waktu pada 3 November 2026.

Namun, kebuntuan diplomasi dan meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz membuat Washington tetap mempertahankan kekuatan militernya di Timur Tengah.

Menurut analisis yang dikutip Al Jazeera, AS memiliki empat pilihan utama: mempertahankan blokade laut, melanjutkan serangan udara dan rudal, merebut Pulau Kharg yang menjadi pusat ekspor minyak Iran, atau melancarkan invasi darat berskala besar.

Setiap opsi memiliki risiko berbeda, mulai dari korban militer dan keterbatasan persenjataan hingga gangguan pasokan energi global.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Tri Indriawati
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi
Narator: Novyana Nurmita Dewi
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Novyana Nurmita Dewi

#Global #Perang ##cclabs #AmerikaSerikat #Iran

Music: Breaking Signal No 2 (AI)

Artikel terkait:

https://internasional.kompas.com/read/2026/10/16/123000870/trump-tunda-serangan-ke-iran-hingga-pemilu-as-apa-saja-opsi-militernya

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke