KOMPAS.TV - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan menindaklanjuti rekomendasi pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dengan mendorongnya masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), dengan target perencanaan 2030.
Rencana ini disampaikan Bahlil dalam Simposium Energi Nasional Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia di Tangerang, Banten.
Pembangunan PLTN membutuhkan persiapan matang, termasuk kajian teknologi, pembiayaan, dan aspek keselamatan.
Pemerintah perlu mematangkan seluruh tahapan perencanaan agar pengembangan energi nuklir dapat mendukung ketahanan dan kebutuhan energi nasional.