KOMPAS.TV – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih dengan melantik sejumlah pejabat negara, empat wakil menteri, serta pejabat badan baru di Istana Negara, Kamis (15/10/2026).
Dalam pelantikan tersebut, Marsekal Yusuf Jauhari dan Jenderal Richard Tampubolon ditunjuk sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Alim Setiawan Slamet menjadi Wakil Menteri Pertanian, sementara Maulana Bungaran menjabat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Presiden juga melantik Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional.
Di jajaran TNI, Jenderal Maruli Simanjuntak menjadi Wakil Panglima TNI dan Jenderal Tandyo Budi Revita mengisi posisi Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Sementara itu, Letjen Kristomei Sianturi ditunjuk sebagai Kepala BNPB menggantikan Letjen Suharyanto di tengah kasus dugaan korupsi dana kebencanaan yang ditangani KPK.
Perombakan kabinet ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pergantian kepemimpinan dan upaya mencegah kasus serupa terulang. Kita bahas bersama Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong dan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno.
#reshufflekabinet #prabowo #kabinetmerahputih #bnpb #kpk #kompastv
Baca Juga Jubir Gerindra Buka Suara soal Kemungkinan Prabowo Reshuffle Kabinet Lagi, Ini Katanya di https://www.kompas.tv/nasional/696314/jubir-gerindra-buka-suara-soal-kemungkinan-prabowo-reshuffle-kabinet-lagi-ini-katanya
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/696331/full-jubir-gerindra-adi-prayitno-ungkap-alasan-prabowo-reshuffle-kabinet-dari-wamen-hingga-bnpb