Juru Bicara PDI-Perjuangan, Seno Bagaskoro, menyoroti penanganan krisis kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kalimantan, Riau, dan beberapa wilayah di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.
Menurutnya, penggunaan terminologi "bencana alam" dalam kasus ini merupakan kekeliruan yang berpotensi melepaskan tanggung jawab pemerintah.
"Tidak tepat jika peristiwa di Kalimantan dan di beberapa daerah-daerah Indonesia lain yang mengalami kebakaran hutan dan dampak ekses sampingnya, itu apabila di-framing sebagai bencana alam. Tidak ada yang namanya bencana alam. Yang ada adalah fenomena-fenomena alam," ujar Seno dalam wawancara via zoom dengan Kompas.com, Jumat (16/10/2026).
Seno menjelaskan, fenomena alam seperti kekeringan atau El Nino merupakan siklus periodik yang semestinya dapat diantisipasi, diteliti, dan dimitigasi jauh-jauh hari.
Oleh karena itu, Karhutla yang terjadi saat ini lebih condong sebagai bencana bikinan manusia (man-made disaster).
Simak videonya berikut ini!
Video Jurnalis: Dimas Nanda Krisna
Penulis Naskah: Dimas Nanda Krisna
Video Editor: Dimas Nanda Krisna
Produser: Abba Gabrillin
#news #pdip #karhutla #senobagaskoro #prabowosubianto #vjlab