Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menegaskan negaranya tidak berniat berperang melawan Israel dan tetap berkomitmen pada perjanjian damai kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan pada Rabu dalam Simposium Budaya Angkatan Bersenjata ke-44.
El-sisi merespons pernyataan Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich yang memperingatkan Mesir dapat kehilangan Semenanjung Sinai jika menyerang Israel. Sisi menegaskan Mesir tidak memiliki ambisi teritorial terhadap Israel dan hanya berfokus melindungi wilayah serta perbatasan negaranya.
Sisi juga menekankan bahwa perdamaian harus didasarkan pada sikap saling menghormati wilayah masing-masing. Mesir dan Israel menandatangani perjanjian damai pada Maret 1979 setelah Perjanjian Camp David.
Israel menyelesaikan penarikan pasukannya dari Semenanjung Sinai pada April 1982, sedangkan Mesir memperoleh kembali wilayah Taba pada 1989 melalui proses arbitrase internasional.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Lina Tiyas Patmulasih Video Editor: Destri Abdi Saputro Produser: Deta Putri Setyanto (Holy)