JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo melantik sejumlah jabatan dari unsur wakil menteri hingga kepala badan.
Letjen Kristomei Sianturi resmi dilantik menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, menggantikan Letjen Suharyanto.
Pelantikan di Istana Merdeka dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Letjen Kristomei Sianturi dilantik menjadi Kepala BNPB yang baru, menggantikan Letjen Suharyanto.
Pelantikan ini dilakukan pascaoperasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di kantor BNPB.
Letjen Kristomei Sianturi menyatakan dirinya akan langsung melakukan penanganan terhadap sejumlah bencana yang mendera Indonesia.
Sementara saat disinggung mengenai kasus dugaan korupsi di BNPB, ia menyebut tidak akan melakukan intervensi apa pun.
Sementara itu, KPK menetapkan lima orang tersangka dari kegiatan operasi tangkap tangan di kantor BNPB.
Salah satu tersangka adalah adik dari eks Kepala BNPB, yang statusnya sebagai tenaga ahli. Ketua KPK, Setyo Budianto menyebut penetapan tersangka dilakukan usai ekspose tanpa melihat sosok.
Lima tersangka ditangkap usai operasi tangkap tangan di kantor BNPB terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan dana siap pakai kebencanaan.
KPK mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai Rp1,4 miliar dan logam mulia emas.
Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi UGM, Zaenur Rohman, menyebut dugaan tindakan korupsi yang terjadi di tubuh BNPB merupakan tindakan yang sangat jahat.
Lalu, kira-kira siapa lagi yang kemungkinan besar terlibat dalam lingkaran dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di BNPB?
Untuk membahasnya, kita sudah bergabung dengan Laode M. Syarif selaku Wakil Ketua KPK periode 2015–2019.
Baca Juga Usai Dilantik, Kepala BNPB Kristomei Sebut Bakal Periksa Ulang Luasan Karhutla di https://www.kompas.tv/nasional/696188/usai-dilantik-kepala-bnpb-kristomei-sebut-bakal-periksa-ulang-luasan-karhutla
#bnpb #ottkpk #korupsi
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/696258/full-laode-m-syarif-soal-ott-kpk-di-bnpb-siapa-lagi-yang-berpotensi-terseret-sapa-malam