DENPASAR, KOMPAS.TV - Diminta tetap beroperasi selama 24 jam untuk mengurai antrean BBM di Bali, sejumlah petugas SPBU di Denpasar meluapkan kekesalannya di hadapan Gubernur Bali, I Wayan Koster.
Petugas mengaku kelelahan setelah bekerja delapan jam melayani pembeli BBM.
Namun, kondisi kelelahan petugas SPBU tak sebanding dengan masyarakat di Bali yang belakangan sulit mendapat BBM bersubsidi Pertalite.
Tak hanya antre dua hingga tiga jam lamanya, bahkan ada warga yang terpaksa menginap demi bisa mengisi Pertalite.
Antrean BBM bahkan membuat sejumlah warga kelelahan. Tiba-tiba terjatuh dari sepeda motornya dan pingsan.
Menko Hilirisasi dan Energi, Bahlil Lahadalia saat kemarin ditemui di Istana menegaskan stok BBM nasional aman, namun distribusinya yang kemungkinan jadi kendala.
Langkah cepat distribusi BBM Pertalite sangat dinanti masyarakat. Sebab, kelangkaan BBM sangat merugikan rakyat.
Pemerintah Provinsi Bali terus berkoordinasi dengan Pertamina, polisi, mempercepat pemulihan distribusi BBM.
Baca Juga Bahlil: Antrean BBM di Bali Mulai Terurai, tapi Belum Pulih Penuh di https://www.kompas.tv/nasional/696164/bahlil-antrean-bbm-di-bali-mulai-terurai-tapi-belum-pulih-penuh
#bbm #bali #pertamina
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/696227/pertalite-sulit-didapat-di-bali-antrean-panjang-di-spbu-hingga-warga-pingsan-kompas-petang