Pemerintah menerapkan teknologi dry ice (es kering) untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan Sumatera Selatan sebagai lokasi perdana penggunaannya.
Menko Polkam menjelaskan bahwa dry ice digunakan untuk mengurai penumpukan asap di lapisan bawah atmosfer. Berbeda dengan metode modifikasi cuaca yang bertujuan merangsang turunnya hujan, fungsi dry ice ini adalah untuk mengangkat gumpalan asap yang berada di bawah agar naik ke atas, sehingga lingkungan perkotaan dan sekitarnya terbebas dari kepekatan asap.
Kedua metode tersebut, yakni modifikasi cuaca dan dry ice, nantinya akan dikombinasikan dan digunakan secara bersamaan untuk mengatasi karhutla.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV