:

Mengenal Upcycling, Cara Kreatif Mengurangi Limbah Tekstil di Tengah Tren Fast Fashion |KOMPAS SIANG

2 hari lalu

KOMPAS.TV - Industri fashion ikut berkontribusi menyumbang emisi karbon global.

Lalu, bagaimana caranya agar kita tidak terseret tren fast fashion dan tetap bertanggung jawab terhadap bumi?

Di era digital yang serba cepat, tren fesyen pun ikut berubah.

Media sosial kini jadi salah satu ruang amplifikasi tren terbaru. Banyak orang pun akhirnya terpengaruh dan merasa perlu terus mengikuti tren agar tetap terlihat “stylish” dan “fashionable”.

Industri mode pun kian gencar memasarkan pakaian yang cepat diproduksi dengan harga terjangkau.

Konsep yang dikenal sebagai fast fashion, bisnis pakaian yang terus berganti dalam waktu singkat.

Imbasnya, industri fashion atau tekstil bertanggung jawab sekitar 10 persen terhadap emisi karbon global.

United Nations Framework Convention on Climate Change memproyeksikan emisi tekstil dapat meningkat hingga 60 persen pada 2030 jika pola produksi dan konsumsi tak berubah.

Selain penyumbang karbon, industri fashion salah satu penyumbang polusi air terbesar di dunia, urutan kedua setelah industri minyak.

Namun, di tengah hiruk pikuk fast fashion, hadir anak-anak muda yang membawa konsep keberlanjutan dalam berbusana.

Odilia salah satunya. Perempuan berlatar pendidikan fashion ini mulai aktif “ngonten” sejak 2025.

Lewat Instagram dan TikTok, ia mengunggah kegiatannya menjahit, fashion styling, hingga menyulap pakaian lama jadi lebih menarik lewat teknik upcycling.

Hasilnya, pakaian lama berhasil disulap jadi barang baru yang lebih menarik, sekaligus mencegah Odilia menghasilkan limbah tekstil.

Di tengah menjamurnya konten tren berbusana terbaru, kisah upcycle pakaian mengajak kita melihat fashion dari sisi berbeda.

Bijak mengonsumsi pakaian memang jadi tanggung jawab konsumen.

Namun, produsen pun bukan tanpa peran. Kehadiran usaha fashion dengan konsep sirkular berkelanjutan kian dibutuhkan.

#trenfashion #upcycling #baju

Baca Juga Antre BBM Berjam-jam, Warga Bagikan Nasi Bungkus | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/696111/antre-bbm-berjam-jam-warga-bagikan-nasi-bungkus-kompas-siang

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696114/mengenal-upcycling-cara-kreatif-mengurangi-limbah-tekstil-di-tengah-tren-fast-fashion-kompas-siang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke