BATAM, KOMPAS.TV - PLN Batam menduga gangguan listrik yang menyebabkan pemadaman meluas di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Senin lalu, dipicu oleh hewan liar yang masuk ke area Gardu Induk Sungai Harapan. Namun, penyebab pasti gangguan tersebut masih diselidiki.
Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Rudi Antono, mengatakan indikasi awal menunjukkan adanya gangguan pada instalasi kelistrikan di gardu induk tersebut. Gangguan itu kemudian berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah Batam.
Rudi menegaskan, penyebab pasti gangguan masih ditelusuri oleh tim teknis bersama pihak berwenang. Kini, tim teknis dan operasional PLN Batam telah melakukan penormalan secara bertahap untuk memulihkan pasokan listrik kepada pelanggan yang terdampak.
Sebelumnya, Kota Batam, Kepulauan Riau, mengalami gangguan listrik hingga terjadi pemadaman massal atau blackout pada Senin pagi. Padamnya listrik berdampak pada sejumlah pelaku UMKM, pelayanan umum dan perkantoran, kawasan industri, serta fasilitas kesehatan.
Di sejumlah kawasan terdampak, usaha laundry hingga kafe terpaksa berhenti beroperasi.
Di kawasan industri, banyak karyawan dipulangkan. Lalu lintas juga terlihat tidak teratur karena lampu pengatur lalu lintas di persimpangan mati total.
Dalam rilisnya, PLN Batam menyampaikan permohonan maaf atas gangguan tersebut dan menyatakan tengah melakukan pemulihan pasokan listrik.
Baca Juga 300 Hektar Hutan di Gunung Lokon Terbakar, Tomohon Status Tanggap Darurat | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/696109/300-hektar-hutan-di-gunung-lokon-terbakar-tomohon-status-tanggap-darurat-kompas-siang
#pln #blackout #batam #matilampu
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/696113/pln-buka-suara-terkait-blackout-di-kota-batam-penyebab-pasti-masih-diselidiki-sapa-pagi