Kelompok pemberontak Houthi di Yaman dilaporkan berupaya mengembangkan rudal balistik jarak menengah dengan jangkauan sekitar 1.900 kilometer atau 1.200 mil, menggunakan komponen yang didatangkan dari China. Menurut laporan Wall Street Journal pada Rabu, 14 Oktober 2026, yang mengutip penilaian Conflict Armament Research, rudal tersebut dirancang menyerupai Kheibar Shekan buatan Iran, tetapi memiliki jangkauan lebih jauh sehingga berpotensi menjangkau Israel, Arab Saudi, dan negara-negara Teluk lainnya.
Laporan ini muncul di tengah meningkatnya pertempuran antara koalisi pimpinan Arab Saudi dan Houthi, termasuk serangan terhadap bandara internasional Riyadh yang dilaporkan menewaskan 13 orang. Di sisi lain, China membantah memasok senjata kepada Houthi dan menyatakan tetap mematuhi embargo senjata PBB.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati
Music: Breaking Signal 2 (AI)
#Global #Perang ##cclabs #HouthiSerangRiyadh #RudalCanggihHouthi