Dalam sebulan cuaca kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah dari berubah diselimut asap pekat berwarna oranye, hingga membuat sesak nafas warganya. Perubahan ini dibagikan secara berkala oleh seorang warga dengan akun instragamnya bernama @lovinsilence.
Akun itu membagikan kondisi kota Palangka Raya diselimut asap imbas kebakaran hutan sejak 6 Agustus 2026 hingga 13 Oktober 2026. Apa yang awalnya bermula dari kabut tipis pada Sabtu sore (29/8/2026), kini bertransformasi menjadi mimpi buruk ekologis yang mencekik paru-paru setiap harinya. Lonjakan drastis indeks kualitas udara (IQAir) yang menembus angka di atas 1000 hingga mendekati 2848 menunjukkan betapa parahnya krisis lingkungan ini diabaikan dalam status darurat nasional.
Puncak dari perubahan drastis ini terlihat ketika langit Palangka Raya berubah menjadi kemerahan pekat pada Selasa sore (13/10/2026) memaksa warga menjalani rutinitas harian di bawah kepungan asap tebal.
Video selengkapnya bisa dilihat dari akun instragam @lovinsilence berikut: