JAKARTA, KOMPAS.TV - BNPB buka suara terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat di lingkungan BNPB.
Dalam keterangannya, BNPB meminta publik menunggu informasi resmi dari KPK, menegaskan penghormatan terhadap proses hukum dan asas praduga tak bersalah, serta menyatakan siap bersikap kooperatif dengan memberikan dokumen yang dibutuhkan penyidik.
“BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujar Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Selasa (13/10/2026).
Baca Juga [FULL] Depan Hakim! Febrie Adriansyah Baca Nota Pembelaan, Ungkap Alasan Mundur dari Jampidsus di https://www.kompas.tv/video/695911/full-depan-hakim-febrie-adriansyah-baca-nota-pembelaan-ungkap-alasan-mundur-dari-jampidsus
BNPB juga menyebut pelayanan publik dan penanganan bencana tetap berjalan meski aktivitas kantor sedikit terpengaruh.
Terkait perkembangan di kantor BNPB, pihaknya membenarkan ada sejumlah ruangan yang disegel, tetapi mengaku belum menerima informasi mengenai penggeledahan maupun identitas lengkap pihak-pihak yang terjaring OTT.
BNPB menegaskan komitmen terhadap integritas, transparansi, dan akuntabilitas institusi.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Novaltri
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/695913/full-bnpb-buka-suara-soal-ott-kpk-sejumlah-ruangan-disegel-pelayanan-bencana-tetap-berjalan