Arab Saudi mengalokasikan anggaran militer hingga 83 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.486 triliun pada 2025. Meski memiliki jet tempur F-15 serta sistem pertahanan udara canggih seperti Patriot dan THAAD, negara kerajaan itu masih menghadapi kesulitan membendung serangan kelompok Houthi dari Yaman.
Baru-baru ini, sejumlah serangan udara yang diluncurkan kelompok Houthi menyasar fasilitas strategis di Riyadh, termasuk bandara dan infrastruktur minyak. Serangan tersebut tak hanya mengganggu masalah keamanan, tetapi juga berpotensi mengancam ekonomi Arab Saudi.
Lantas, mengapa anggaran militer fantastis dan persenjataan canggih Saudi belum cukup untuk membendung serangan Houthi?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Afif Khoirul Muttaqin
Penulis Naskah: Afifah Rismayanti
Narator: Afifah Rismayanti
Video Editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Global #Konflik #DailyNews #Yaman #Houthi #ArabSaudi #MiliterArabSaudi #PerangTimurTengah #KonflikTimurTengah #RudalHouthi #DroneHouthi
Music: Pressed Newsroom No 2 (AI)
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/tren/read/2026/10/14/072900965/anggaran-militer-arab-saudi-capai-rp-1.486-triliun-tapi-kenapa-sulit