Demam kecerdasan buatan (AI) generatif, seperti ChatGPT dan Gemini membuat pembangunan pusat data (data center) AI marak di berbagai negara. Imbasnya terasa sampai ke kantong konsumen.
Produksi chip memori banyak diserap untuk kebutuhan data center AI. Akibatnya, harga chip RAM melonjak tajam. Data center AI juga rakus listrik.
Menurut Badan Energi Internasional (IEA), satu data center AI pada umumnya memakai listrik setara sekitar 100.000 rumah tangga. Data center AI terbesar yang kini sedang dibangun bahkan diperkirakan memakai listrik sekitar 20 kali lipat dari itu.
Dengan kebutuhan listrik sebesar itu, mungkinkah data center AI membuat listrik satu kota padam?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Adinda Septia Berliana
Narator: Adinda Septia Berliana
Video Editor: Adinda Septia Berliana
Produser: Adinda Septia Berliana
#Saintek #Sains #evergreenlab ##cclab #AI #DataCenterAI #Listrik #Lingkungan #Teknologi #ArtificialIntelligence
Music: Primary Dispatch (AI)
Artikel Terkait: https://tekno.kompas.com/read/2026/10/13/14360097/bisakah-data-center-ai-membuat-listrik-satu-kota-padam?source=nowtrending_artikel