Bencana longsor dan banjir bandang yang melanda Sumatera Utara pada November 2025 turut merusak Ekosistem Batang Toru, habitat Orang Utan Tapanuli.
Sebelum bencana, populasinya diperkirakan sekitar 716 individu. Kerusakan hutan pascabencana menimbulkan kekhawatiran terhadap kondisi satwa langka ini, yang hanya hidup di kawasan tersebut.
Bersama tim Unit Reaksi Cepat Evakuasi Orangutan (HOKRU OIC), tim Sustenesia menelusuri hutan Batang Toru untuk mencari keberadaan Orang Utan Tapanuli melalui sarang dan jejak makanannya.
Selain kerusakan akibat longsor, habitat mereka juga terfragmentasi menjadi blok barat dan timur yang terpisah oleh jalan raya serta permukiman.
Kondisi ini menyulitkan pergerakan orangutan dan meningkatkan risiko konflik dengan masyarakat.
Saksikan #Sustenesia episode "Selamatkan Orang Utan Tapanuli", hanya di KompasTV!
Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV
Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop untuk mendapatkan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca juga: Selamatkan Orang Utan Tapanuli
Subscribe channel YouTube KompasTV dan aktifkan lonceng supaya kamu tidak ketinggalan video terbaru dari KompasTV.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/695750/nasib-orang-utan-tapanuli-terancam-pascabencana-banjir-dan-lonsor-sumatera-sustenesia