Iran mengancam sistem pengangkutan minyak yang digunakan negara-negara Arab untuk menembus pembatasan pelayaran di Selat Hormuz dengan dukungan Amerika Serikat.
Kepala keamanan Iran, Mohsen Rezaei, mengklaim sejumlah kapal yang terlibat dalam transfer minyak telah menjadi sasaran serangan.
Teheran juga memperingatkan kemungkinan serangan terhadap infrastruktur digital yang terkait dengan AS dan Uni Emirat Arab.
Gangguan pelayaran di Selat Hormuz berdampak pada perdagangan energi dunia.
Data Windward menunjukkan lalu lintas kapal turun dari 138 menjadi 31 kapal per hari pada pekan terakhir September.
Biaya pengiriman yang sebelumnya hanya mencakup 13 persen dari biaya minyak mentah Teluk kini mencapai 2530 persen. Ketegangan antara Iran dan AS pun meningkatkan risiko terhadap pengiriman minyak, biaya logistik, dan pasar energi global.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi
Narator: Novyana Nurmita Dewi
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Novyana Nurmita Dewi
#Global #Perang ##cclabs #Iran #JalurPelayaran #UniEmiratArab #Konflik #TimurTengah
Music: Wireline Bulletin (AI)