KOMPAS.TV - Kualitas udara di Singapura mendekati kategori sangat tidak sehat selama 24 jam terakhir akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.
Sejumlah ikon kota di Singapura tertutup kabut asap tebal pada Sabtu lalu (10/10/2026).
Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura pada Sabtu lalu mengeluarkan peringatan bahwa polusi udara setempat akan memburuk dalam beberapa minggu mendatang karena angin terus membawa kabut asap dari Indonesia.
Sebuah kelompok kerja yang melibatkan 28 lembaga pemerintah telah mengadakan pertemuan untuk mempersiapkan serangkaian langkah penanggulangan.
Pemerintah Singapura menyebut mereka terus berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia mengenai bantuan untuk mengatasi kabut asap.