China kini berada di ambang pintu sebagai negara "tajir" berpendapatan tinggi versi Bank Dunia. Anehnya, alih-alih bangga dengan pencapaian itu, Beijing malah enggan beralih status sebagai negara maju.
Di tengah sengitnya persaingan pengaruh dengan Amerika Serikat (AS), China malah lebih memilih memosisikan diri sebagai "pahlawan" bagi negara-negara Global South (Selatan Global) yang mencakup wilayah Amerika Latin, Afrika, dan Asia.
Lantas, apa yang bikin China "ogah" disebut negara maju?