:

Jepang Darurat Keamanan Siber, Hacker Incar Puluhan Perusahaan, Data Warga Terancam Bocor

7 jam lalu

Jepang menetapkan situasi darurat siber. Status ini menyusul gelombang serangan peretasan yang menyasar puluhan perusahaan dan mengancam kebocoran jutaan data pelanggan.

Menurut laporan The Financial Times yang dirangkum PC Mag, lebih dari 20 perusahaan besar di sana telah melaporkan serangan siber dalam beberapa waktu belakangan.

Beberapa di antaranya mencakup jaringan minimarket Lawson, operator kereta East Japan Railway Company (JR East), perusahaan sekuritas Daiwa Securities, hingga peritel barang bekas BookOff Group.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Bill Clinten
Penulis Naskah: Gandhi Rahmat Romadhoni
Video Editor: Gandhi Rahmat Romadhoni
Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko

#Peristiwa #Viral #Jepang #Hacker #KeamananSiber #KebocoranData #HackerJepang

Music: Wireline Bulletin No 2 (AI)

Artikel terkait: https://tekno.kompas.com/read/2026/10/12/13010007/jepang-darurat-keamanan-siber-puluhan-perusahaan-diincar-hacker

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke