:

Dilema Sekolah di Malaysia, Antara Bahaya Asap dan Ancaman Learning Loss

8 jam lalu

Menteri Pendidikan Malaysia, Fadhlina Sidek, pada Senin, 12 Oktober 2026, membela keputusan penutupan sekolah yang ditentukan berdasarkan kondisi harian di tengah memburuknya kabut asap.

Kebijakan ini menuai perhatian orangtua murid yang menginginkan kepastian jadwal libur agar dapat mengatur aktivitas keluarga.

Mengutip Channel News Asia, Fadhlina menjelaskan bahwa keputusan harus mempertimbangkan perubahan Indeks Pencemar Udara menurut waktu dan wilayah, serta risiko kehilangan waktu belajar apabila sekolah terlalu lama ditutup.

Fadhlina juga mengingatkan bahwa learning loss akibat penutupan sekolah selama pandemi Covid-19 masih berupaya dipulihkan, terlebih tidak semua siswa memiliki fasilitas belajar di rumah yang setara.

Selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Inten Esti Pratiwi
Penulis Naskah: Shafa Maulita Maulana
Narator: Shafa Maulita Maulana
Video Editor: Aqmal Safa Rifai
Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko

#Peristiwa #Bencana ##DailyNews #Malaysia #KabutAsap #FadhlinaSidek #LearningLoss #Pendidikan #SekolahMalaysia #KualitasUdara

Music:  Nightline Feed No 2 (AI)

Artikel terkait: https://www.kompas.com/tren/read/2026/10/12/162900765/kabut-asap-memburuk-libur-sekolah-di-malaysia-diputuskan-hari-per-hari-ini

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke