KOMPAS.TV – Kualitas udara di Singapura mendekati kategori sangat tidak sehat dalam 24 jam terakhir akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Sejumlah ikon kota Singapura juga tertutup kabut asap tebal pada Sabtu lalu (10/11/2026) .
Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura memperingatkan polusi udara berpotensi memburuk dalam beberapa minggu mendatang karena angin terus membawa kabut asap dari Indonesia. Pemerintah Singapura juga telah menggelar pertemuan yang melibatkan 28 lembaga pemerintah untuk mempersiapkan langkah penanggulangan dan terus berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia terkait bantuan penanganan kabut asap.
Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menawarkan bantuan kepada Indonesia untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang memicu kabut asap lintas batas. Anwar telah menghubungi Presiden Prabowo Subianto untuk membahas situasi tersebut.
Bagaimana kondisi kabut asap di Malaysia dan Singapura serta langkah yang diambil pemerintah setempat? Kita bahas bersama Ketua PPI Malaysia, Luticia Pitna, dan warga negara Indonesia di Singapura, Indradi Soemardjan.
#kabutasap #karhutla #singapura #malaysia #indonesia #polusiudara
Baca Juga [FULL] "Dipaksa" Hirup Asap Karhutla, Dokter Paru Indonesia Ungkap Risiko Besar bagi Kesehatan Warga di https://www.kompas.tv/regional/695560/full-dipaksa-hirup-asap-karhutla-dokter-paru-indonesia-ungkap-risiko-besar-bagi-kesehatan-warga
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/695563/full-ketua-ppi-malaysia-dan-wni-singapura-ungkap-dampak-asap-karhutla-indonesia-di-negara-tetangga