KOMPAS.TV – Pengemudi ojek online (ojol) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, tetap bekerja di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menafkahi keluarga, mereka memilih tetap beraktivitas di luar ruangan meski menghadapi risiko kesehatan.
Jarak pandang yang terbatas dan paparan kabut asap bahkan membuat sebagian pengemudi mengalami sesak napas. Kondisi ini telah dirasakan selama lebih dari tiga bulan. Para pengemudi berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya.
Paparan kabut asap dalam jangka panjang berisiko terhadap kesehatan, terutama sistem pernapasan. Lantas, seberapa besar dampak paparan asap karhutla dan bagaimana masyarakat dapat melindungi diri ketika harus tetap beraktivitas di tengah kondisi tersebut?
Kita bahas bersama Candra Yoga Aditama, Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia.
#kabutasap #karhutla #palangkaraya #ojol #kesehatan #polus udara
Baca Juga LIVE! Memprihatinkan! Imbas Karhutla, Warga Palangka Raya Hadapi Kabut Asap 2 Bulan | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/695543/live-memprihatinkan-imbas-karhutla-warga-palangka-raya-hadapi-kabut-asap-2-bulan-kompas-petang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/695560/full-dipaksa-hirup-asap-karhutla-dokter-paru-indonesia-ungkap-risiko-besar-bagi-kesehatan-warga