Kelompok Houthi di Yaman terus menunjukkan kekuatan militernya meski menghadapi serangan udara dari Arab Saudi, Amerika Serikat, Inggris, dan Israel selama bertahun-tahun.
Menurut sejumlah laporan, Houthi mampu merekrut sekitar 350.000 pejuang pada tahun 2024, atau meningkat sangat tajam dibandingkan tahun 2015 yakni sekitar 30.000 orang.
Selain jumlah personel yang besar, Houthi juga memiliki persenjataan yang teknologinya disokong oleh Iran sebagai sekutu utama, bahkan memanfaatkan pengaruh dari China.
Apa saja jenis persenjataan yang Houthi miliki dan dipakai dalam konflik melawan Riyadh hingga Tel Aviv, serta bagaimana dinamika hubungan mereka dengan Teheran dalam upaya membangun kekuatan militer?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inas Rifqia Lainufar
Penulis naskah: Salsabila Suseno
Narator: Salsabila Suseno
Video editor: Salsabila Suseno
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Global #Konflik #Houthi #Yaman #PerangYaman #KonflikYaman #MiliterHouthi #RudalHouthi #DroneHouthi #RudalBalistikHouthi #ArabSaudi #Iran #China
Music: Infiltration Protocol (AI)
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/global/read/2026/10/12/132727670/berani-serang-saudi-seberapa-kuat-militer-houthi